Minggu, 15 September 2019

KETIKA SANG RAJA ASAP BERKUASA

Aduhai sang baginda raja
Engkau sungguh gagah lagi perkasa
Engkau berkuasa tanpa rekayasa
Jujur, adil,  dan bijaksana
Kalimantan hingga Sumatra
Suaramu melimpah ruah tiada tara
Lantas Engkau jadikan singgasana
Wahai sang baginda Raja
Engkau sungguh bijaksana
Tak kenal lelah bekerja
Kerjamu tuntas menelusuri ruang dan waktu
Rakyat menjerit atas prestasi karyamu
Rakyat tidur pulas dalam linangan air mata
Entah apa yang harus dikata
Prestasimu sungguh luar biasa
Sang raja sungguh bijaksana
Negeri menara kembar ikut bersua
120, 103, 126 itulah prestasinya
Sang mentari turut malu tuk menyapa
Sang Raja Sungguh luar biasa
Hebat tak berdaya


Pamekasan, 15/09/2019

Minggu, 01 September 2019

Jangan berharap orang lain simpati dengan kita, jika kita belum bisa simpati dengan kehidupan. Jangan berharap orang lain menghargai kita, jika kita belum bisa menghargai waktu yang berputar. 

Senin, 12 Agustus 2019

Santri tidaklah diajari bagaimana mencari kehidupan dalam kemewahan, tapi mereka diajari bagaimana mendapatkan dan memanfaatkan kemewahan dalam kesederhanaan. 

Kamis, 11 Juli 2019

"Batasilah Jalanmu Hingga Engkau Fokus Pada Citamu, Namun Jangan Pernah Engkau Batasi Kehidupanmu Tuk Meraih Citamu."

Sabtu, 29 Juni 2019

"Yang terpenting dalam pendidikan adalah bagaimana menjadi serjanawan yang konsisten dalam menjaga kualitas keilmuan bukan konsisten dalam menjaga kuantitas keilmuan"

Senin, 24 Juni 2019

VISI seorang santri itu, menerpa diri demi kualitas keilmuan yang mumpuni, bukan demi kuantitas keilmuan yang dicari.

Senin, 10 Juni 2019

"Apa yang ada pada kita pada hakikatnya bukanlah milik kita, tapi milik mereka yang membutuhkan. Hanya saja Allah mengamanatkan kepada kita, untuk disampaikan kepada hambanya yang berhak atas nikmatNya."

Rabu, 05 Juni 2019

"Segala usaha baik yang kita lakukan pasti akan menuai keindahan. Bersabar dan bersyukurlah disaat usaha baik kita tanpak dengan kegagalan, karena pada hakikatnya kita sedang  dibimbing oleh sang pencipta untuk menjadi hamba yang teguh dan bijaksana."

Selasa, 04 Juni 2019

"Putuskanlah Sesuatu Saat Jiwa Ini Tenang, Karena Disaat Itulah Hati Ini Datang"

Berakhir Bersama Sang Rembulan

Disaat aku berdiam tersipu malu dirumahMu
Meniti akhir dari bulan suciMu
Meratapi dosa atas kuasaMu
Tak rela hati ini untuk berpisah denganMu
Bersama bulan yang penuh akan perhatian dariMu
Dosa tak berkurang kecuali hanya dalam satuan
Pahala tak bertambah kecuali dalam hitungan
Sungguh hina diri ini tuk menatap kehidupan
Melepas bulan suci Ramadlan
Akankah semangat sujud terus tertanam Selepas bulan suci Ramadlan
Akankah semangat dzikir terus tertanam selepas bulan suci Ramadlan
Akankah tali kasih sayang tetap kokoh selepas bulan suci Ramadlan
Akankah hati ini tetap istiqamah bersamaMu
Tiada kuasa bagi seorang hamba
Kehidupan hanya padaMu
انا لله وإنا إليه راجعون
Tiga kali berkumandang dari rumahMu
Mereka kembali menghadapMu
Mereka mengakhiri bulan suciMu
Mereka tersenyum menghadapMu
Setelah satu bulan mendaki bulan suciMu
Mereka kembali atas ridlaMu
Sungguh indah kehidupan hambaMu
Namun aku tak tahu
Aku tak tahu dimana hidupku akan berakhir
Aku tak tahu dengan siapa aku harus berakhir
Akupun tak tahu Bagaimana hidupku akan berakhir
Hanyalah gayung-gayung kehidupan yang aku pertahankan
Mengarungi bahtera kehidupan
Berharap rumah abadi Menggapai ridlaMu

Pamekasan, 4/6/2019