Senin, 18 Januari 2016

DIMEDSOS POSISI KITA DAPAT DIRUBAH SESUAI DENGAN KEYAKINAN KITA


(pamekasan,19/01/2016) Medsos merupakan salah satu dari sekian banyaknya alat komonikasi yang paling diminati oleh kita, hal ini tidak lain karena kemudahan dalam mendapatkannya. Sehingga kadangkala kita tidak pernah berpikir tentang keakuratan data yang di sampaikan oleh pengguna yang kemudian banyak khilafiyah yang timbul karena tidak selectifnya kita selaku pengguna dalam membaca pesan-pesan yang ditimbulkan. Seperti perceraian suami istri, kecemburuan social, sampai-sampai membeludaknya hedonisme yang sulit dihentikan.
Berkenaan tentang medsos saya mau berbagi cerita, mungkin cerita ini tidak lucu, tapi saya yakin ada ilmu didalamnya.
Tahun lalu (Desember 2015) saat saya chating dengan teman saya ditanya by phon;
Teman    ; kamu lagi disurabaya ya,..?
Nadir      ; tidak, saya tidak kemana-mana kawan..
Teman    ; endak, soalnya di facebook kamu itu kamu lagi disurabaya..
Nadir      ; masak.. (saya sedikit tidak percaya dengan postingan sendiri)
Teman    ; iya…
Berikut gambar postingan yang dimaksud;


Kejadian Ini tidak saya permaslahkan dan saya biarkan begitu saja bagai angin lewat. Namun satu bulan kemudian  ada teman yang lain bertanya tentang keberadaan saya, menanggapi postingan dalam facebook dengan pertanyaan yang sama dengan teman saya tahun lalu. Dengan kejadian itu saya berusaha mencari tahu akar masalahnya, Alhamdulillah ketemu juga. Kemudian pada tanggal 18 januari 2016 saya ubah posisi saya di medsos berada di Mekkah, padahal saya berada di pamekasan. Lihat gambar dibawah ini;


Berikut respon teman dari medsos.


Jadi, begitulah kecanggihan tekhnologi, siapapun dapat menipu dan tertipu, namun saya tidak berniat untuk menipu siapapun, saya hanya ingin berbagi ilmu bagi semua kalangan utamanya bagi Badan intelijen negara dalam upaya memberantar teroris, semoga ini dapat menambah cakrawala berpikir kita dan lebih membawa kita untuk lebih dewasa menyikapi kehidupan. Barakallahulana fiddini waddunya, amin..

1 komentar:

Cholil Smart mengatakan...

nah gitu donk...!! Kalau ne baru artikel luar biasa. jempol buat Nadir