Sabtu, 30 Januari 2016

Kau Bakar Hambamu

Malam ini begitu mengerikan
Angin tiada berdesir
Bahtera tak lagi menepi
Alam semseta tak lagi menari
Cakrawala tak lagi bernyanyi
Kakiku berjalan diatas titian api
Engkau lempar hambaMu
Menuju parit-parit membara
Hingga engkau bakar hambaMu
Tiada sisa hanyalah kepala
Diriku berenang dalam parit-parit bara api
Diriku menyatu tak tersisa
Tulang-tilangku remuk tak tersisa
Jasadku hangus membara
Hanyalah kepala yang tersisa
Allah.........
Semesta kehidupan sebelum kematian
Semesta kehidupan setelah kematian
Akankah keadaan ini menjadi bagian dari kehidupanku setelah kematian
HambaMu tak kuat merasakan
Allah ...
Semesta kehidupan sebelum kematian
Semesta kehidupan setelah kematian
Tanpakkanlah kehidupan sebelum kematian
Yang memberatkan kehidupan setelah kematian
Kuatkanlah hambaMu tuk menjauh dan membuang
Hingga hambaMu tak dapat merasakan
اللهم ارشدنى على الاسلام
 اللهم ارشدنى على الايمان
اللهم ارشدنى على الاحسان
  
Pamekasan, 31/01/2016

Tidak ada komentar: